BANDUNG — Kekayaan budaya Nusantara kembali berdenyut hidup dalam bingkai kreativitas. Hari ini, Ahad (25/10/2026), saya hadir bersama sang istri tercinta, Hj. Zuwanna Corna Gumanti, di Ballroom Hotel Golden Flower, Bandung. Kehadiran ini adalah wujud dukungan penuh terhadap pelestarian warisan budaya pada ajang Jambore Batik Jawa Barat 2026 yang diselenggarakan oleh Yayasan Batik Jawa Barat (YBJB).
Acara yang menjadi titik temu pecinta dan perajin batik ini terasa begitu bernyawa. Momen kebangsaan menyelimuti ruangan saat menyanyikan Indonesia Raya, disusul pembacaan doa, lalu sajian Tari Kembang Ranggoas yang memancarkan keanggunan budaya Sunda.
Rangkaian acara semakin bermakna melalui sambutan inspiratif dari Ketua Umum YBJB, Ibu Sendy Dede Yusuf. Turut hadir dalam perhelatan budaya ini, Kang Dede Yusuf Macan Effendi, yang senantiasa mendampingi dan memberikan dukungan penuh atas dedikasi sang istri dalam melestarikan warisan leluhur. Lewat sambutan virtual, Menteri Ekonomi Kreatif, Bapak Teuku Riefky Harsya, menyoroti krusialnya posisi batik sebagai pilar utama ekonomi kreatif nasional.
Puncak acara yang ditunggu adalah peluncuran resmi mahakarya literasi, buku bertajuk “Kinarya dan Ekspresi Artistik Batik Jawa Barat”. Buku ini menjadi dokumentasi visual sekaligus filosofis yang merangkum keindahan motif batik dari penjuru Jawa Barat. Acara juga diisi dengan talkshow “Merayakan Batik dan Sinergitas Teknologi”, serta kemeriahan peragaan busana spektakuler karya desainer kenamaan Deden Siswanto.
Di penghujung acara, saya dan istri tak melewatkan kesempatan untuk menyambungkan dukungan langsung kepada para pelaku usaha lokal. Kami berkeliling mengunjungi pameran dagang dan membeli produk-produk batik pilihan dari para pelaku UMKM Batik Jawa Barat. Semoga batik lokal semakin mendunia, menggerakkan roda ekonomi kerakyatan, dan terus dicintai.
H. Anton Sukartono Suratto, M.Si.
Wakil Ketua Komisi I DPR RI Fraksi Partai Demokrat